Spread the love

Gambar by krishnalearningcenter.com

Ambisi dan emosi, merupakan 2 kata yang berbeda artinya tetapi banyak yang salah kaprah akan pengertianya. Keinginan yang kuat untuk memperoleh kesuksesan dalam hidup dan mencapai hal-hal besar atau baik yang diinginkan, merupakan definisi ambisi menurut The Webster’s Dictionary. Sedangkan definisi obsesi sendiri adalah pikiran, bayangan, ide atau emosi yang tidak terkendali, sering datang tanpa dikehendaki atau mendesak masuk dalam pikiran seseorang yang mengakibatkan rasa tertekan dan cemas.

Banyak orang yang berkata bahwa tidak baik menjadi orang yang ambisi apalagi orang yang mempunyai obsesi sangat besar. Menurut saya pendapat tersebut tidak bisa disalahkan karena semua masukan, pendapat dan kritikan adalah presepsi atau pandangan masing masing dan hal ini tidak bisa di salahkan. Banyak orang Ketika ingin meraih ambisi sering sekali memaksakan diri, Alhasil ketika sukses tidak dicapai maka akan sangat kecewa.

Meskipun pengertianya adalah sama-sama keinginan, ide, pikiran, bayangan, atau emosi dari produk pikiran, namun memiliki perbedaan yang bertentangan, yaitu: ambisi lebih bersifat positif, sedangkan obsesi lebih mengarah ke sifat negatif yang tidak sehat dan sebaiknya di hindari. Orang sering salah menafsirkan ambisi dengan hal yang negatif atau lebih sering digunakan dalam menggambarkan keserakahan seseorang yang memiliki keinginan kuat untuk mengejar ketenaran, kekuasaan atau pencapaian usaha tertentuJika seseorang telah memiliki keinginan atau punya rencana, kemudian memfokuskan energi dan pikiran untuk mewujudkan keinginan tersebut, berarti memiliki sebuah ambisi. Akan tetapi, jika keinginan itu sudah sangat mendominasi pikiran tanpa terkendali, tanpa alasan, serta mengejar secara membabi buta dengan emosi meluap, berarti orang tersebut sudah memiliki obsesi.

Jika ada orang yang memiliki ambisi akan tetapi bisa mengakibatkan rasa tertekan dan cemas, itu disebut obsesi. Orang-orang yang memiliki ambisi, ketika mereka tidak mendapatkan tujuan dari satu keinginan, mereka akan berusaha mendapatkan tujuan itu dengan cara yang lain atau membuat tujuan lain yang lain. Berbeda dengan orang-orang yang terobsesi, jika tidak bisa sampai ke tujuan yang telah mereka tetapkan, kecenderungan untuk depresi akan lebih besar. Dengan demikian, orang harus memiliki ambisi tanpa harus menggunakan obsesi (menjadi obsesif) agar tidak memperlihatkan sisi gelap psikopat yang ada di dalam diri nya.

Kenikmatan, ketentraman, kehangatan, ketenaran, kekuasaan, dan keberhasilan merupakan faktor yang memunculkan suatu ambisi, bahkan faktor yang paling sering terbentuknya ambisi karena ada dorongan dari exsternal yaitu keluarga. Seangkan obsesi sendiri terbentuk dari dari keinginan yang harus tercapai, apabila tidak maka dapat menimbulkan rasa kecewa yang bisa mempengaruhi kehidupan orang yang terobsesi tersebut bahkan bisa mengganggu kehidupan orang lain. Dampak buruk dari obsesi secara berlebihan dinamakan obsessive compulsive disorder (OCD). Gangguan OCD masih dapat disembuhkan dengan cepat namun tetap membutuhkan berbagai proses penanganan yang hampir sama dengan orang yang mengalami depresi.

Semua orang pasti mempunyai suatu keinginan yang harus dia capai, misalnya lulus kuliah dengan tepat waktu ataupun setelah kuliah memiliki pekerjaan yang tetap. Apakah itu termasuk ambisi? Silahkan jawab sendiri!

Ria Resti Amalia

Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

PK Rosyad Sholeh 2020