Spread the love

Salah satu cara untuk mengupayakan semangat kader maupun calon kader dalam mengembangkan intelektualitasnya yaitu dengan menulis. Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PK IMM Rosyad Sholeh UNISA Yogyakarta, tepatnya pada tanggal 8 Februari 2022 menyelenggarakan Kelas Kepenulisan dengan tema “Merangkai Kata Menggugah Jiwa, Menuju Tulisan Berkualitas” yang diikuti oleh kader maupun calon kader PK IMM Rosyad Sholeh, dengan menghadirkan narasumber yaitu Immawan Muhammad Amin Azis selaku Ketua Bidang RPK PC IMM AR-Fakhruddin periode 2020-2021. Kelas Kepenulisan ini bertujuan untuk memberi pemahaman terkait dasar-dasar untuk menciptakan tulisan yang berkualitas. Immawan Amin menyebutkan tahapan-tahapn untuk menulis yaitu dimulai dari menentukan topik apa yang akan ditulis, jika sudah menentukan topik barulah kita mencari ide ataupun bisa dengan meriset sesuatu, setelah itu membentuk mind map untuk memudahkan urutan tulisan dan tentunya supaya tulisan tersebut terstruktur dengan jelas, jika mind map sudah terbentuk barulah kita memulai menulis, proses editing dan siap untuk dipublikasikan.

 

Kebanyakan seseorang susah menulis karena susah untuk menemukan ide. Banyak cara untuk menemukan ide, salah satunya dengan memperbanyak membaca maupun mendengarkan audio visual dengan tema-tema yang sudah tersedia. Dengan hal tersebut, terkadang memunculkan imajinasi-imajinasi baru untuk kita memulai menulis. Tak hanya itu, kita juga bisa memperbanyak kosa-kata ataupun diksi baru untuk mengembangkan kualitas tulisan kita, tentunya juga akan lebih bervariatif lagi. Immawan Amin juga menyampaikan bahwa Judul yang menarik menjadi awal ketertarikan para pembaca, kekuatan paragraf pertama, diksi yang bervariatif serta kalimat yang tidak berbelit, keempat indikator tersebut menjadi unci utama dalam kualitas tulisan. Dengan menulis kita dapat merawat pikiran dan ingatan yang ada pada diri kita, bahkan dizaman modernitas ini dengan menulis kita bisa menghasilkan rupiah. Akhir kata, atau closing statement yang perlu digaris bawahi dari Immwan Amin pada kelas kepenulisan yaitu “Menulis bukanlah bakat alamiah yang tiba-tiba hadir, menulis merupakan skill yang harus terus dilatih dan diasah”.